Chapter 51

1088 Words

Aku sangat bersemangat saat Kapten Jack membawaku dalam jet pribadinya menemui orang yang mempunyai formula mempercepat pertumbuhan pohon jeruk. Rasanya menjadi sangat istimewa saat dia mengajakku menyebrangi stadion. Saat aku mengikuti langkah kakinya yang panjang meski tidak terlalu cepat. Semua anak menatapku. Art yang memainkan tabnya di salah satu tingkatan tribun melambai padaku. Aku membalas lambaian tangannya dengan senang. Dan kebahagiaan semakin membuncah saat Kapten Jack dengan jam tangannya membunyikan mesin jet dari kejauhan. Jet itu mulai menderung meski belum ada siapapun di dalamnya. Kapten Jack menunggu di bawah sampai pintunya terbuka dan tangga terjulur otomatis. Kami menaikinya dengan ekspresi yang sangat berbeda. Kapten Jack yang begitu tenang, dan aku yang begitu

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD