sinar matahari mulai memasuki celah celah dinding yang kecil tetapi cahaya nya tidak sedikitpun mengganggu seorang gadis yang dengan cantiknya tidur dengan mimpi yang indah
"Calissta qillah pratista mau jam berapa kamu bangun!!,kalau kamu tidak bangun ibu siram pakai air" teriak seorang ibu yang sudah siap dengan air di dalam ember
"Hoamm,ini jam berapa sih bu calisata masih ngantuk" ucap gadis itu dengan mata yang masih terpejam
Byurrr
Air satu ember pun jatuh ke wajah gadis itu membuat sang gadis bangun dengan wajah gelagapan
"IBU!!, kenapa harus siram pakai air sih,ini sudah 3 kali ibu nyiram calissta pakai air" ucap gadis itu marah
"Kamu juga,ini sudah jam 07.00,apa kamu mau terlambat ke sekolah hah!" ucap ibunya tidak kalah galak
"Apa!! Jam 07.00, 25 menit lagi gerbang ditutup" ucap gadis itu panik dan langsung berlari ke arah kamar mandi
"Calissta sarapan dulu" ucap ibunya saat melihat gadis itu memasang sepatunya
"Nggak sempat bu,nanti calissta makannya di kantin aja ya bu" ucap gadis itu dan mencium telapak tangan ibunya lalu pergi
Calissta qillah pratista seorang gadis cantik mempunyai bola mata yang besar dan bewarna coklat,kulit yang putih mulus,rambut hitam yang panjang,dan hidung yang mancung kecil,badan yang tinggi semampai dan ramping membuat dia bagaikan lukisan keindahan belum lagi sifatnya yang baik,friendly terhadap orang lain dan nilai plusnya dia salah satu cucu dari pemilik usaha dari transportasi yang sangat terkenal, sehingga dia tidak pernah kekurangan dengan benda bernama uang,tetapi bukankah setiap manusia pasti memiliki kekurangan ya calissta pun memiliki kekurangan yaitu dingin,dia sangat pemalu saat bertatap atau berbicara dengan lawan jenisnya
Dan Hari ini adalah hari pertamanya masuk sekolah sma setelah dia menyelesaikan serangkaian mos yang sangat melelahkan selama 3 hari!!
_____________________________________
Breng...breng...
Suara motor yang dikendarainya terparkir sempurna di halaman parkir
Reynand balyazid aldari nama pria itu seorang pria yang berasal dari kalangan menengah ke atas ibunya bekerja sebagai guru di sekolahan terkenal sedangkan ayahnya meninggal saat dia kelas 1 sd...biarpun dia bukan anak orang kaya tapi dia mempunyai kelebihan yaitu kesempurnaan fisik,wajah yang tampan,dan badan yang atletis belum lagi senyuman yang sangat manis yang mampu membuat wanita manapun bertekuk lutut kepadanya tetapi kekurangannya dia dingin terhadap semua orang,dia bahkan tidak pernah pacaran. semua wanita yang mendekatinya di tolak mentah mentah dan nada ketus nya kepada semua orang
"Hey bro...kemana aja jadi hampir telat?" Tanya raka teman rey
"Tadi ban motor bocor jadi nungguin itu dulu deh" jawab rey "ayo kita ke kelas sudah hampir telat kan"
Mereka pun berjalan dengan santainya tanpa memperdulikan tatapan memuja wanita yang dilewatinya...tetapi jalan santainya harus terganggu karena dirinya di tabrak seseorang
"Hei kalau jalan pakai mata dong" hardik rey
"Eh maaf aku nggak sengaja soalnya sudah telat permisi" ucap wanita itu setelah meminta maaf dia pun berlari
"Woy bro,kenapa?" tanya raka
"Nggak itu ada wanita yang nabrak aku" ucap rey sambil menunjuk seorang wanita yang berlari menjauhi mereka.
"woh beruntung kamu di tabrak sama dia,biasanya dia selalu cuek sama orang" ucap raka
"Yang benar?" Tanya rey
" iya dia calissta,calissta qillah pratista gadis yang paling di incar seluruh pria sekolah ini dia itu bukan hanya cantik tetapi juga pintar dulu gue satu sekolah sama dia jadi kalau ada olimpiade dia terus yang mewakili dan rata rata menang" ucap raka bersemangat "andai aja dia mau sama gue pasti gue senang banget tapi sayang"
" oh gitu ya tapi aku nggak tertarik sama dia" ucap rey dan pergi meninggalkan raka yang masih berangan angan
***********************************
"Calissta kemana aja?" Tanya seorang wanita sambil melambaikan tangannya ke arah calista
"Hhehe tadi aku nabrak orang...omong omong kita kelas berapa?" Ucap calissta sambil menggaruk kepalanya
"Emang kamu nggak lihatin pengumuman" ucap wanita itu bingung
"Enggak sempat syintia!!" ucap calissta dengan penekanan
Syintia yuni albert nama dari sahabat calissta dia adalah seorang yang sangat bawel belum lagi ke cerewetannya mengalahkan segalanya
"Kita kelas 10 A.." ucap syintia murung " kalau gini aku nggak bisa juara lagi deh"
Kelas 10 A kelas dimana orang orang pintar dikumpulkan
"Sudah jangan murung gitu..kalau kamu belajar dengan rajin pasti dapat juara yakin deh" ucap calissta memberi semangat "kita masuk kelas yuk"
Calissta pun memasuki kelas barunya saat dia menginjakkan kakinya satu kata yang tepat untuk kelasnya it's amazing,kelas yang bersih dan luas bangku bangku yang tersusun dan di beri nama untuk setiap mejanya,kelas yang be ac menambah kesan elit di kelasnya
“Pantas aja kelas 10 A jadi incaran orang banget jadi ini kelebihannya” bathin calista
"Calissta ayo duduk gurunya bentar lagi datang" tegur syintia.calissta pun berjalan menuju bangkunya dan sesekali melihat siapa saja yang akan duduk didekatnya tapi anehnya ada nama laki laki di sebelah bangkunya
"Reynand balyazid aldari?" Calissta pun menyeringitkan dahinya
"Kerjaan lo cuma mandangin bangku orang aja apa?" Tanya seorang pria di belakang badan calissta.calissta pun terkejut dia pun membalikkan badanya dan bertemulah pandangan mereka
"Kamu?" Tanya calissta
"Iya kenapa? Orang yang lo tabrak tadi gue..dan sekarang bisa nggak lo menjauh dari bangku gue" ucap pria itu dengan ketus
"Oh jadi itu bangku kamu..kalau gitu maaf" ucap calissta dan kembali duduk di bangkunya
Rey pun memperhatikan calissta dari sisinya
"Jadi dia duduk disamping aku..huh"bathin rey sambil menarik nafas dengan kasar
"Apa kalian sudah mengerti tugasnya.dan tugasnya dikumpul minggu depan dengan pasangan kalian" ucap pak guru memberikan penjelasan kepada anak muridnya
"Paham pak" jawab mereka serempak
"Baiklah kalau kalian sudah paham bapak akan membagi kelomponya....syintia dengan raka,calissta dengan reynand,-" ucap pak guru itu sambil menyebutkan pasangan pasangannya
"baiklah,sekarang kalian boleh istirihat" ucap pak guru itu lagi dan meninggalkan kelas
Setelah tinggalnya pak guru,mereka pun asik saling mencari pasangan dan berbicang bincang
"Ehm..rey kita kan satu kelompok bagaimana kalau kita mengerjakan tugasnya di rumah aku aja?" tanya calissta
"aku nggak punya waktu" jawab rey dan pergi meninggalkan calista yang masih tercangang atas jawaban rey
___________