Adelia sedang asik berselancar di dunia maya, sembari tidur-tiduran di sofa. Badai tiba-tiba datang membuka selimut kakinya dengan kasar. "Siapa laki-laki ini, Dek?" Badai melempar ponsel itu di atas sofa dengan sangat keras hingga memantul. Adelia melirik fotonya saat sedang menikmati makan siang dengan Andre beberapa hari yang lalu. "Hanya teman, Mas. Aku lagi ada masalah sama teman-temanku jadi aku cari suasana baru," jawab Adelia berusaha santai. "Tapi bukan berarti dekat dengan laki-laki, Dek! Kamu kan wanita bersuami!" "Ya, hanya kebetulan saja itu ketemu. Jangan dianggap serius." Badai berdiri garang di depan istrinya, melempar tatapan tajam penuh cemburu. Napasnya terdengar memburu dengan rahangnya mengeras. "Aku paling gak suka kalau dikhianati. Aku bisa nekat nanti!"

