BAB 35

1349 Words

Kinarsih sedang mencoba menulis sebuah cerita di ponselnya. Itu setelah cukup lama dia berlatih. Dia masih belum benar-benar lancar tapi wanita itu tidak akan menyerah. Bahkan sudah lima hari dia tidak keluar untuk bekerja. Rasa penasaran dan keyakinannya dengan ucapan Rian, membuatnya tanpa bosan mencari tahu dan belajar terus. "Mamak! Mamak!" teriak Ilham dari halaman rumah. Bocah itu menangis terisak-isak. "Kamu kenapa, Nak?!" Kinarsih menghambur menangkap Ilham yang berlari. Wajah Kinarsih menjadi sangat panik melihat putranya sampai seperti tidak bernapas. Begitu dalam kesedihan Ilham. Kinarsih mengelus-elus lembut d**a putranya sembari mengucapkan istighfar agar Ilham lebih tanang. Setelah suara tangis Ilham mereda, Kinarsih kembali bertanya. "Kenapa, Nak? Cerita sama Mamak.

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD