Pov : Huda Hari kelima di rumah sakit, Gina sudah diizinkan untuk pulang. Ningrum pun datang diantar Mbak Sinta sekalian cek dokter kandungan. Wajah istri cantikku itu berbinar bahagia saat dokter bilang jika dia memang positif hamil. Usia kandungannya menginjak lima minggu. Pantas saja Ningrum tampak lesu dan nggak bersemangat akhir-akhir ini. Kupikir sakit, ternyata dia berbadan dua. Kembali teringat saat dia hamil Gina 11 tahun lalu, begitu kepayahan bahkan dia bilang nggak mau hamil lagi. Ningrum selalu bilang kalau cukup itu kehamilannya yang terakhir, tapi ternyata Allah menakdirkan lain. Dia harus siap dengan segala takdir yang sudah dilukiskannya. "Ingat kata Dokter Alesya 'kan, Sayang?" Ningrum mengangguk pelan. "Kamu harus banyak istirahat, jangan terlalu kecapekan. Urusan

