Malam ini, malam minggu. Ata sebenarnya mau balapan lagi loh, huwaa tapi itu sekarang hanya mimpi. Malam minggu ini dia kumpul bareng keluarganya, di gazebo di belakang mansion di temani dengan terangnya cahaya bulan. Itu sangat Indah. Ada yang beda loh malam ini, yaitu opa Mahesa. Dia lebih banyak diam, kalau biasanya beliau yang selalu memulai bercerita tapi kini lain. Opa Mahesa pikirannya terfokus pada kejadian kemarin, saat dia menolong Dio-Dio itu, mata mereka beradu, dan opa Mahesa lumayan terkejut sih, wajahnya mirip seseorang yang ia kenal. Tapi, siapa? Sepertinya dia harus bertemu lagi deh. Kalau hanya bertemu satu kali mah susah ngeyakininnya. "Dek" "Kenapa opa? " "Em, itu yang kemarin teman kamu. Yang namanya Dio, Dio itu suruh kesini dek" "Loh, buat apa opa?" Afin protes

