Bertemu Lagi

790 Words
"Tentu saja bisa. Kenapa seorang Nicholas tidak bisa mengeluarkan mahasiswa bodoh seperti dia. Sedangkan Nicholas menjadi penyumbang terbesar di kampusmu. Biar dia merasakan seperti apa dinginnya penjara" "Jadi pria itu dikeluarkan hanya karna mengejekku?" Ada sedikit rasa kasian pada Gilbert, ya mungkin Gilbert hanya satu dari sekian banyak orang yang termakan isu dan gosip. Makanya kemarin ia bertindak seperti itu "Bukan hanya itu, tapi orang yang sudah menyebarkan foto dan video hoax untuk memfitnahku 'bermain' bersama sekertarisku adalah dia" suara Nicholas mengiringi kedatangannya setelah ia selesai dengan panggilannya. Ia kembali duduk disamping Celine Celine menutup mulutnya tak percaya. "Ya.. dia balas dendam padaku karna aku sudah memecat kakaknya Grace secara tidak terhormat" tambah Nicholas "Kenapa kau memecatnya? Bukankah kau menyukai sekertarismu?" Sarkas Celine sedikit kesal dan meledek "Jangan katakan kau juga terpengaruh video hoax itu Cel.." seru Bastian "Ya ampun... Bagaimana mungkin kau berfikir aku akan meninggalkanmu demi wanita lain honey?" Tutur Nicholas seraya menatap Celine lembut Sebenarnya Celine ingin meluapkan emosinya mendengar ucapan Nicholas yang lebay itu. Lalu bagaimana dengan kemarin? Bukankah kau meninggalkanku disini demi Alice? Namun ucapan itu hanya ditahannya didalam hati mengingat masih ada kakaknya disini, ia mengalihkan tatapannya ke arah Bastian "Kak.. dua bulan lagi aku boleh magang ditempatmu kan?" Celine mengalihkan topik. Ia tidak ingin membahas hal yang membuatnya emosi, lalu menunjukannya di depan kakaknya. "Maaf Cel.. sepertinya tidak bisa. Papi mertuamu sudah memintaku untuk membiarkanmu magang diperusahaan Nicholas" "Ya.. kebetulan kursi sebagai sekertaris masih kosong dan aku akan tetap mengosongkannya untukmu" sahut Nicholas "Tapi Nick!" Tanpa sadar nada Celine sudah meninggi, ia langsung meralat ucapannya begitu kakaknya memandangannya "Aku akan merasa tidak nyaman diposisi itu, bagaimana pandangan orang nanti sayaaang..." dengan senyum dipaksakan, namun matanya seolah membesar. "Biar saja.. itu perusahaanku, apapun bisa ku lakukan siapa yang berani protes" ujar Nicholas dengan senyum sombongnya. Ish.. lelaki ini benar-benar menyebalkan. "Hei kenapa dengan bibirmu Nick?" Tanya Bastian tiba-tiba Yups.. pertanyaan yang sama, Celine juga ingin mendengar jawabanya Nicholas. Sudut bibir pria itu seperti sobek karna berkelahi. Apa memang dia habis berkelahi? Tidak mungkin ia berkelahi dengan Alice akan menjadi begitu kan? "Hm.. bagaimana menjelaskannya ya. Ini ulah adikmu yang begitu liar semalam Bas" What..?! Kebohongan macam apa itu? Kapan aku melakukannya? Pria ini benar-benar berniat menghempaskan harga diriku. Memalukan! "Aku senang mendengar hubungan kalian sudah sampai tahap itu" Bastian berkata seperti itu setelah melihat sendiri tanda dibawah dagu Celine dan luka disudut bibir Nicholas. Ia tidak dapat membayangkan bagaimana dan berapa ronde yang kedua orang ini lakukan semalam. Celine menghela nafas pasrah, hancur sudah harga dirinya didepan kakaknya... percuma juga ia menjelaskan. Ia hanya bisa menatap kesal Nicholas yang terus tersenyum tanpa dosa menikmati makanannya. ***** Tiga minggu kemudian Seorang wanita memasuki taxi dan duduk manis di kursi penumpang. "Kemana kita Nona?" "Bagaskara Internusa Tower Pak.." Supir taxi itu pun membawa mobilnya melaju membelah jalanan ibukota. Celine, gadis yang sedang berada di taxi tersebut masih senyum-senyum melihat komentar fotonya di i********: saat Sofia wisuda seminggu lalu. Sebuah pesan masuk ke ponselnya dan itu dari sahabatnya Kau sudah berangkat? Ya.. dalam perjalanan, bagaimana liburanmu? Disini menyenangkan, aku bisa melihat Pulau Maitara dan Tidore seperti di uang kertas 1000 rupiah. Aku iri Kau kan punya tunangan kaya raya kenapa kau tidak mengajaknya liburan? Dalam mimpi pun, aku bahkan tidak mau jalan-jalan bersamanya. Tentu saja bagaimana mungkin Celine bisa melupakan liburan pertamanya dengan pria itu di Bali lalu Nicholas meninggalkannya begitu saja demi Alice Jangan begitu! 'Kau pernah dengar pepatah benci dan cinta itu tipis batasnya' Cel.. kelewat benci bisa membuatmu mencintainya, kelewat cinta juga bisa membuatmu membencinya. Aku sudah hampir sampai nih.. kita sambung lagi nanti ya jangan lupa oleh-olehnya! Kau mau apa? Bawakan aku lelaki tamvan Hish.. gadis ini serakah sekali, kau kan sudah punya tunangan. Sebelum aku berikan padamu, aku sudah nyuri start duluan Ya sudah having fun disana bye Kau juga, selamat memandangi wajah Nicholas sepuasnya Celine tidak membalas lagi. Ia hanya tersenyum membatin gadis ini, masih saja meledekku. "Kita sudah sampai Nona" "Akh iya terima kasih Pak" Celine membayar taxinya dan melangkah keluar. Dari depan ia menatap gedung tinggi itu, kau harus siap Cel.. semangat! Seseorang pegawai wanita mengantar Celine ke lantai atas, lantai yang sama dengan tempat Nicholas. Hanya sampai disitu, pegawai tadi turun kembali dan meninggalkan Celine didepan lift. Gadis itu terus melangkah dan celingukan mencari orang yang bisa ia tanyai. Ddrrtt.. ddrrtt... Ponsel Celine berbunyi, pesan masuk lewat Whatapp. ini sebuah video. Buka lah! Kau pasti akan terkejut. Dari Sofia, namun Celine sudah bisa menebak pasti dia sedang pamer lagi padaku. Celine mengklik media yang dikirim sofia, layar tersebut terus menunjukan lingkaran yang bergerang memutar, loading.. 30%... 45%.. 60%... 70%... 80%... Bruukk... "YAK..!!!" Celine menjerit kesal setengah mati karna ponselnya terlempar akibat dia menabrak orang dia depannya. Dan terlihat banyak map dan dokumen berceceran dilantai. Celine merasa bersalah, ialah yang ceroboh berjalan sambil memainkan ponselnya. Seketika Celine segera membantu membereskan dokumen yang berceceran itu "Maaf" "Tidak apa-apa. Kau baik-baik saja?" Suara itu.. Celine mendongakan wajahnya dan menatap tak percaya pria dihadapannya yang tersenyum sambil melambaikan tangan, mengabaikan ekspresi terkejut Celine "Hai honey" ------------------------ To be continue.. Thank you for reading and don't forget to coment
Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD