“Ke mana kalian akan membawa kami pergi?” Kedua tangan Charge diapit oleh dua orang, memaksanya berjalan cepat. Orang di kirinya menjawab datar. “Penjara bawah tanah. Kalian bisa beristirahat dengan tenang di dalam sana untuk kemudian mati perlahan-lahan.” “Sayangnya itu bukan ide bagus. Kau tenang saja, kami pasti akan keluar,” kata Charge menambahkan sarkasme. “Baiklah, semoga berhasil.” Balasan sarkas ia lontarkan. “Kalian sungguh memihak wali kota? Pemimpin biadab itu?” Kali ini dua orang itu terdiam tak menanggapi. “Apakah kalian penduduk kota kecil itu juga? Bertugas menjaga keamanan?” Tidak ada jawaban, dua orang itu tidak berniat meladeni ocehan Charge, membuat orang tua itu bersungut-sungut kesal. Makhluk kelabu ini sungguh menyebalkan. Mereka tiba di penjara bawah tanah.

