"Kok gitu?" Anyelir mengerutkan dahi, lantunan suara berat sahabatnya terdengar ke gendang telinga dari earphone yang dikenakan. Ada Abra Cadabra yang memberikan sapuan akhir dari make up serta hair style Anyelir. Sengaja Anyelir datangkan ke rumah sebelum ia pergi keliling kota. Hari ini Anyelir harus menghadiri acara promosi series perdana, kota yang di tuju pertama adalah Bandung. Banyak orang yang mengatakan Bandung itu indah serta aesthetic seperti di Korea - Korea, Anyelir jadi penasaran. Barangkali ia bisa menjumpai kesejukan dari panorama serta satuan kota indah bertabur rimbun pepohonan. Meski berada di kota, Bandung tetap sejuk katanya, bahkan suhu siangnya tidak mencapai angka tiga. Anyelir membayangkan pindah ke kota kembang itu, hidup tanpa dikelilingi oleh Air Conditioner

