ANTARIKSA 22 || DAMAI SEBELUM BADAI

1180 Words

"Bangun lo k*****t! Kebo banget. Udah siang woii..."  Suara bentakan itu memasuki kedua telinga Antariksa yang masih betah bergelung dalam selimut seraya memeluk guling tidurnya.  "Hhmm..." "Gue siram air lo yah! Bangun kebo!" "Ck! Bentaran Yud, badan gue sakit semua ini..." jawab Antariksa dengan suara yang serak serta mata tertutup.  "Suruh siapa sok jagoan dateng padahal muka masih bonyok begitu. Bangun Taik! Disuruh sarapan lo cepetan." "Berisik lo ah! Gue gak mau sarapan. Gue mau tidur Yud.. Tidur!!" "Yad yud yad yud! Buka tuh mata. Lo pikir gue mirip sama si ningrat kaku itu?!" Antariksa mengerutkan kening dalam tidurnya lalu dia berbalik membuka matanya melihat sosok lelaki dengan wajah bak artis korea tengah menatapnya galak. Mata Antariksa mengerjap beberapa kali meyakinka

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD