Sepulang sekolah Aira membereskan rumah sendirian, karena mbok Karsih pulang kampung. Sementara Rico nbelum pulang dari kantor. Tak terasa sore hari menjelang, Aira sudah menyiapkan makan dan keperluan Rico lainnya. "Ayah sudah pulang?" tanya Aira melihat Rico berjalan gontai lalu duduk di kursi, ia longgarkan dasi yang serasa mencekik lehernya. ."Sudah sayang..boleh ayah minta air teh?" ucap Rico. "Tunggu sebentar Yah!" sahut Aira dari arah dapur. Lalu ia bawakan segelas teh untuk Rico. "Ayah baik baik daja?" tanya Aira menatap wajah Rico yang terlihat pucat. "Ayah baik baik saja nak..hanya saja ayah lagi pusing dengan kondisi di perusahaan," jawab Rico. "Memangnya ada masalah apa yah?" tanya Aira menyodorkan segelas teh pada Rico. "Sepertinya perusahaan kita akan bangkrut nak, ke

