Hazal menggandeng tangan Camelia memasuki ruangan istana dalam tanpa ada pengawal mendampingi, membuat suasana antara mereka berdua terlihat akrab meski barusan saja bertetemu. Pesta penyambutan hampir berakhir, membuat mereka memilih meninggalkan ruang acara lebih dulu dengan para undangan yang masih tenggelam dalam perbincangan. Sepanjang jalan Hazal tak mengatakan apa pun, sedangkan Camelia sesekali mencuri pandang ke arah pria itu. Ia tak tahu apa yang harus ia katakan untuk mencairkan suasana kaku dan tegang yang memenuhi benaknya. Ia memang telah dididik sebelumnya untuk bisa mencuri hati kaisar, namun ketika berhadapan dengan Hazal secara langsung, pada akhirnya tak ada sepatah kata pun mampu keluar dari bibirnya. "Kau sudah melihat kamarmu?" buka Hazal membuat Camelia sejenak ter

