Bab 56

1570 Words

Lady Inha meretuki nasibnya yang kini terbuang jauh dari istana dan harus tinggal di sebuah istana tua, yang bahkan begitu kuno, tampak tak begitu terurus dan jauh dari kesan mewah. Ia bahkan harus rela sesekali terganggu karena mendengar kunjungan wisatawan yang pergi ke istana itu untuk melihat koleksi bersejarah milik museum. Istana lama yang ia tinggali memang juga diperuntukkan sebagai bangunan museum selain sebagai lokasi tempat tinggal bagi para pelayan, membuatnya merasa makin terbuang dan terhina, hingga ia terus memikirkan cara terbaik untuk balas dendam dan kembali ke istana dengan segala daya yang ia punya. Pintu terbuka, lamunannya buyar. Wanita tua dengan mata coklat muda itu nampak kesal, sekali lagi, tidak ada yang menghomatinya. "Berani sekali... kau" nada suaranya yang

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD