Iring-iringan mobil kerajaan menunggu di halaman istana. Para pejabat terperangah melihat di kejauhan, Cambria muncul dari balik pintu bersama dengan ratu dan sekelompok pelayan istana membawa sejumlah barang. Senyum sumringah menghias di wajah mereka, seolah perjuangan selama berhari-hari akhirnya terbayar sudah. Gerbang dibuka, mobil Cambria berlalu segera diikuti kilatan lampu cahaya perekam berita. Lekas setelah ia pergi jauh, wartawan dibiarkan memasuki komplek taman istana, di mana area konfresni pers telah dibuat dadakan. Ratu memilih kembali ke dalam istana, sedangkan para staf dibagi menjadi dua kelompok yang, sebagian harus menemui wartwan dan sebagian harus menenangkan para mentri untuk menghentikan aksi demonstrasi yang merusak wajah kerajaan. Memasuki istana menjelang tengah

