Bab 34

1781 Words

Deretan kursi telah diletakkan di pinggir danau sekalipun langit telah nampak begitu mendung. Para pelayan telah berdiri dengan nampan di tangan mereka, sigap menunggu datangnya para bangsawan yang datang beriringan dengan senyum merona yang nampak bahagia. Lady Inha tak ingin tinggal diam, ia membawa Camelia serta dengannya untuk diperkenalkan, sedangkan Lady Arabela berjalan seorang diri sambil menyapa beberapa anggota keluarga lain yang ia temui. Suara tawa riuh menggema di udara, seduhan teh dan makanan lezat buatan koki terbaik istana disajikan. Lady Arabela duduk di tengah para bangsawan namun sambutan untuknya tak sehangat pada Lady Inha yang dinilai lebih berpengaruh dalam hal kekuasaan. Ia tak begitu mempermasalahkannya, wanita tua itu memang lebih berpengalaman dan lebih mampu b

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD