Bab 63

3768 Words

Lady Inha dengan penuh percaya diri membuka pintu kamar Hazal dengan kedua tangan yang ia rentangkan penuh kuasa di udara. Senyum picik segera membentuk garis keriputnya disertai tatapan mata penuh luapan kegembiraan ke arah Cambria yang tampak pucat. "Oh, Halo..." Perempuan berambut hitam legam itu menelan ludah. Ia berpaling ke arah Hazal lalu mengeratkan genggaman. "Apa yang Anda lakukan di sini?" Ia melangkah ke dalam, melihat-lihat kamar itu sembari menghembuskan napas. Tak berselang lama kemudian muncul Camelia, ia berdiri di ambang pintu tak tahu alasan mengapa ia diundang ke sana. "Aku hanya ingin tahu kabar kaisar, bagaimana keadaaannya, apakah dia sudah lebih baik sekarang?" "Kondisinya akan segera membaik" ia menegaskan. Wanita tua bersanggul itu meletupkan langkah sepatu

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD