Ruang bawah tanah istana Eclestia kembali digunakan malam itu. Tidak ada lambang kerajaan. Tidak ada pakaian resmi kerajaan. Hanya peta, api obor, dan wajah-wajah yang tahu bahwa kekuasaan jarang dijatuhkan oleh pedang—lebih sering oleh penghianatan. Alistair berdiri di ujung meja batu. “Mulai.” Ravent membuka gulungan laporan. “Dua rumah bangsawan Eclestia telah memindahkan dana ke wilayah netral. Mereka menggunakan jalur dagang Vernant—tanpa izin kerajaan.” Darel menyahut cepat. “Dan Vernant langsung menolak transaksi itu. Raja Jeffrey mengirimkan nota resmi penolakan beberapa waktu yang lalu.” Alistair mendongak. “Isinya?” Ravent menelan ludah. “Penolakan tegas. Vernant tidak ingin namanya digunakan untuk mengganggu stabilitas Eclestia—terutama jika itu menyangkut Ratu Issabe

