Trauma

2660 Words

Mayang menjerit sekuat tenaga hingga telinganya berdenging dan ia tak dapat mendengar apa-apa selaon suaranya sendiri memenuhi gendang telinganya. Jeritan penuh keterkejutan, kekecewaan, kemarahan, kesengsaraan dan keputusasaan ketika melihat wajah Dio yang pucat kebiruan dengan mata terbuka lebar namun menatap kosong ke arah langit-langit kamar. Rasa shock dan sakit karena harus mengalami kembali hal ini membuat Mayang melampiaskan semua kepahitannya melalui jeritan menyayat hati yang panjang dan berkelanjutan. Sekali napasnya habis, ia kembali menarik napas dan kembali menjerit. Ia merasa sudah tak kuat lagi harus melihat hal seperti ini menimpa orang yang ia cintai dalam hidupnya di saat dirinya sedang merasa sangat bahagia. Ini terlalu menyakitkan.   Pandang Mayang berkunang-kunang,

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD