Ponsel Mayang yang diletakkan di atas meja samping tempat tidur tiba-tiba berdering. Mayang segera melepaskan diri dari pelukan Dio untuk meraih ponselnya. Pada layar dilihatnya nama Sarah yang memanggil, dan ia segera menggeser tombol hijau. “Ya, Sar?” sapa Mayang. “Sori May ganggu, ya? Hehehe ….” Terdengar tawa jahil Sarah di ujung sana. “Nggak kok, gue cuma lagi istirahat aja sama Dio,” jawab Mayang sembari nyengir. “Oo … masa siiiih? Hihihi. Ini loh, kata Mbak Suzy udah waktunya di make up dan ganti baju, acaranya dimulai satu jam lagi soalnya,” jelas Sarah. “Oke deh, gue siap-siap dulu, ya,” ucap Mayang kemudian mematikan sambungan teleponyya. “Sayang, ayo kita siap-siap. Aku mau mandi dulu sebentar biar segar,” ucap Mayang. “Huuh, sebel,” gerutu Dio. “Lag

