"Oma ada dimana?" tanyanya pada asisten omanya. "Nyonya sedang di kamarnya,Nona. Apa perlu saya panggilkan kemari? Atau Nyonya sendiri yang mau kesana?" "Aku aja." Ayya masuk kedalam menuju kamar omanya yang memang bertempat di lantai satu. Kamar omanya memang disana, takutnya jika dilantai dua dan tiga akan selalu naik tangga, itu akan membuat Omanya kelelahan. "Lalu apa? Saya tidak akan kembali ke Spanyol sebemum melihat cucuku baik-baik saja. Masih ada satu alasan yang harus membuatku tinggal disini, jadi berhenti memintaku kembali, Kenan." Niat Ayya yang tadinya ingin mengetuk pintu kamar terhenti, pintunya terbuka lebar memperlihatkan omanya berdiri didalam sana membelakanginya, berdiri tepat didepan jendela menampilkan suasana pagi yang mendung. "Kamu sampai kapan berlari te

