Sissy menggeliat dalam tidurnya. Perlahan tapi pasti, mata yang semula terpejam itu mulai terbuka meski masih terasa berat. Kepalanya menoleh ke arah pintu, melihat Elkan masuk dengan keringat bercucuran. Sepertinya pemuda itu baru pulang joging. "Lo abis darimana, Kak?" Sissy bertanya seraya duduk. Tangannya memegang selimut yang menutupi tubuh polosnya. "Joging." Tebakan Sissy benar. Bibirnya mengerucut kesal karena tidak diajak. Elkan meloloskan kaos hitamnya, bersiap untuk mandi. Tak sengaja pandangannya menangkap wajah bete Sissy. "Gak usah manyun gitu, kayak bebek tahu gak," ucap Elkan berdusta, padahal Sissy terlihat lucu dengan bibir mengerucut seperti itu. "Kenapa gak bangunin gue sih?" "Mau ngapain?" Sissy berdecak. "Ikut! Gue juga mau ikut." "Ya udah ayo," jawab Elkan

