"BANGSAAAT! GUE MALU BANGET ANJING! SIAPAPUN YANG PUNYA BENDERA PUTIH, KASIH KE GUE SEKARANG JUGAAAA!!!" Elkan tidak takut berantem, tidak juga takut setan, apalagi takut tante-tante genit, tapi dia takut calon anaknya akan ileran sampai besar gara-gara ngidam mamanya tidak ia penuhi. Dan di sinilah Elkan sekarang, berdiri di samping seorang pria botak dengan perut buncit. Tangannya bergerak mengusap-usap kepala pria tersebut. Elkan yakin, kedua telinganya sudah merah padam menahan malu. Bagaimana tidak? Di sini ada lebih dari sepuluh orang yang menonton dan menertawakannya. "Senyum dong, Kak! Gue mau ambil foto!" Elkan mengumpat dalam hati. Sissy sangat tega padanya. Dia telah menjatuhkan image Elkan sebagai laki-laki cool. "Kaaaak!" Sissy merengek kesal. Pria botak tersebut menoleh

