Sebut saja JON, dengan kepanjangan 'SARJONO'., seorang Bocah SMA yang selalu berfantasi menjadi Bandar narkoba.
Menaiki Honda BRIO,dan dikawal penjaganya. Jon mempunyai beberapa teman,tidak banyak, hanya sedikit nakal dan setia. mereka menjalani takdir menjadi anak yang biasa-biasa saja, suatu hari Jon dan 6 temannya sedang beraksi, melaksanakan haknya sebagai remaja. yah ,darah muda seperti kata Bang Haji Roma Irama. mereka berapi-api ingin mendapat kehangatan di dinginnya malam, saat itu hanya ada gitar usang dan rokok, si Arnan yang dari sejak sore bernyanyi,berteriak keras dan lantang seperti anak Tyto alba yang kelaparan tiba-tiba mengajak minum 'Seger-Seger brooo' ..apa lagi kalau bukan orang tua. 'backsound(ANGGUR MERAH) bang roma lagi wkwk.. JON "lagi raduwe kekuatan"
Vian "jaluk mbah karto yooh"
Arnan "gasss"
yaaah, mereka berenam langsung sigap, membeli dua batang rokok kerumah mbah Karto dan mendapat gratisan satu tabung gas 12 kg warna biru langit, sebiru rinduku padanya saat ini ohhhhh.. dan akhirnya ritual 'anget-anget pun dimulai, (pada tahun itu 2014) mereka mendapat 2 botol vodca ukuran besar, dan di sisa-sisa air yang hampir habis air mata arnan pun sedikit mengintip dari sela-sela, si Jon yang sudah sangat lama berteman pun memahami kalau Arnan sedang sedih, ia menariknya ke pojok bangunan Sekolah dasar tempat mereka berkumpul, hanya ada suara jam tetapi tidak tertawa seperti kata Jamrud dan 2 cicak yang tewas karena si Jon tidak ingin ada satupum ciptaan tuhan yang ikut mendengarkan. Jon "kenopo kowe"
cerita dari arnan yamg sangat panjang dan lebar membuat jon meluap seperti sungai dengkeng yang terjerumus kedalam bisnis pemerintah,