FH #13

1964 Words

☆☆☆☆☆ Gue mendekam di dalam kamar Arsen. Gue memilih pulang ke rumah Arsen dari pulang ke rumah, pastinya Mama bakalan wawancara gue sakit-sakit gini pergi. Menerima Om sama Tante juga lagi gak ada di rumah. Jadi gue bisa nangis sepuasnya dan ngabisin tisu di kamar Arsen. Arsen menarik nafas panjang dan tampak malas ke beberapa gumpalan tisu bekas airmata dan ingus gue. "Lo jangan bikin kamar gue rusak donk!" protesnya. "Bawel lo ah. Dapatkan lagi galau di hibur kek!" "Galau lo bikin gue sengsara tau." "HUAAAAAAA!" teriak gue lagi. Arsen langsung menutup telinganya sambil meringis ngeri. "Gue sakit, Sen. Gue capek tau!" Arsen mengusap daun telinganya sebelum menyahut. "Gue bilang juga apa. Udah lo nikah aja sama gue. Gue bakalan bahagiaiin lo kok!" Spontan tisu di dalam genggaman t

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD