Chapter 42

2151 Words

Silla mengkhawatirkan mengenai Savana yang tidak pulang. Padahal, hari hujan lebat. Dia merasa tidak enak, karena mungkin wanita itu akan salah paham dengannya dan juga dengan Sean. Setelah Savana pergi begitu saja, Silla menolak halus Sean, dengan alasan dia tidak menyukai hubungan mereka lebih dari sebagai teman. Dia juga menjelaskan, jika Savana memiliki perasaan dengan Sean, jadi dia tidak ingin menjadi salah paham disini. Silla, berdiri didepan pintu sambil mengusap lengannya yang terpapar udara malam hari. Dia mengkhawatirkan wanita yang menjadi temannya disini beberapa hari. Baru saja dia memikirkan Savana, wanita itu kembali dengan keadaan yang basah kuyub dan langsung masuk begitu saja dikamar. Silla tak sempat mengatakan sepatah katapun, karena Savana yang langsung ke kamarn

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD