"Kembalikan cucuku!" teriak seorang wanita dengan urat - urat leher yang tercetak jelas dileher putih jenjangnya. Dari dalam mansion, mereka para orang yang berkumpul tidak mengidahkan teriakan - teriakan dari luar mansionnya, dan menulikan telinganya mereka semua. Sementara diluar, mereka yang tak mendapat respon apa - apa, semakin naik pitam dan melakukan hal nekat yaitu melepaskan peluru hingga jendela indah mansion yang mereka sambangi hancur. Louis, sang pemilik mansion geram dengan kelakuan orang - orang yang tidak memiliki etika sama sekali, dia hendak keluar, namun dicegah oleh sang Mamah-Amanda, "Biarkan saja mereka menghancurkan apa yang bisa mereka hancurkan, mereka fikir kita tidak bisa melakukan hal yang sama dengan mereka begitu? Mereka salah," kata Amanda dengan congkaknya

