Perpisahan itu hal yang paling menyakitkan untuk bisa diterima
Tapi, perpisahan itu wajib ada
Jika kamu hidup, maka kamu harus siap-siap untuk pisah
Baik pisah dengan rencana atau pisah tanpa rencana
Tapi, dua-duanya sama-sama sakit
Untuk hati, mari siap-siap merasakan sakitnya
Untuk mata, mari siap-siap mempersiapkan air matanya
Untuk keduanya juga, mari sama-sama saling menguatkan
Bertemu pasti berpisah bukan?
~ Alexa Jemia Queen Anderson
*****
Hari-hari dilalui Alexa dan Daniel dengan baik. Mereka tetap menjadi pasangan terfavorit di sekolahnya. Mereka juga tetap menyandang predikat couple goals.
Tak terasa mereka sudah sampai ke puncaknya.
Mereka sudah sampai di titik teratas dari perjuangan mereka selama 3 tahun ini.
“Gimana ujiannya? Lancar kan, sayang?” tanya Daniel pada Alexa.
“Alhamdulillah, lancar kok. Kamu gimana ujiannya, sayang? Lancar juga kan pasti?” tanya Alexa balik.
Alexa tersenyum, lalu mengangguk dengan cepat, “Iya, aku juga lancar kok. Malah lancar banget lagi,” jawab Alexa dengan yakin.
“Kalau begitu, ayo kita jalan-jalan. Besok kita sudah perpisahan kan? Jadi, mari nikmati semuanya. Nikmati masa-masa terakhir kita jadi siswa SMA,” Daniel menggenggam tangan Alexa, lalu membawa Alexa pergi ke parkiran.
“Kita mau kemana, Daniel?” tanya Alexa bingung.
“Kita bakalan menghabiskan waktu bersama. Kita bakalan cari pengalaman indah di penghujung masa SMA,” jawab Daniel dengan senyumannya.
“Baik, kalau begitu ayo kita pergi sekarang. Aku mau bahagia di sisa-sisa masa SMA,” Alexa menggandeng tangan Daniel.
“Ehh ... tunggu dulu, jangan kemana-mana dulu. Kita nunggu pasukan datang,” cegah Daniel.
Alexa menaikkan sebelah alisnya, “Hah? Pasukan? Pasukan apa?” tanya Alexa bingung.
Brummm!! Brumm!! Brum!!! Brummm!!!
Alexa langsung menoleh kebelakang, dan betapa terkejutnya dia saat melihat sekumpulan siswa kelas 12 menaiki sepeda motor dengan membawa bendera, toa pengeras suara dan juga banyak pewarna.
“Ayo!! Ayo kita gas sekarang! Gak perlu pake lama, kita harus tunjukkan pada dunia kalau kita uda tamat sekolah, ayo buat kenangan indah di masa SMA!!” teriak salah satu murid lelaki pembawa bendera.
“Ayoo!!” jawab mereka dengan serentak.
Daniel memegang tangan Alexa, “Ayo, lebih cepat lebih baik kan?” Daniel menarik Alexa menuju motornya.
“Nih, pakai dulu helmnya,” Daniel memakaikan helm pada Alexa.
“Terimakasih,” ucap Alexa saat Daniel telah selesai memakaikan helm padanya.
“Naik,” perintah Daniel pada Alexa.
Alexa langsung menaiki motor Daniel.
“Pasukan!! Ayo gerak!” teriak Daniel dengan lantang.
“Gerak!! Ayo kita keliling!!!” jawab mereka dengan serentak.
Brumm!! Brummm!! Brummm!!
Semua murid yang ikut dengan Alexa dan Daniel langsung membawa motor mereka berjalan. Mengikuti Alexa dan Daniel yang memimpin di depan.
“Pegangan,” ujar Daniel tiba-tiba.
Alexa yang sedikit terkejut, langsung memegang pinggang Daniel dengan sedikit ragu.
“Datang akan pergi!! Satu ... dua ... tiga ...,” satu orang yang memakai toa memandu agar semua pasukan bernyanyi bersamanya. Sebenarnya yang memegang toa bukan hanya satu, tapi ada beberapa. Hanya saja yang mengintruksi hanya satu orang.
Datang akan pergi
Lewat 'kan berlalu
Ada 'kan tiada
Bertemu akan berpisah
Awal 'kan berakhir
Terbit 'kan tenggelam
Pasang akan surut
Bertemu akan berpisah
Hey, sampai jumpa di lain hari
Untuk kita bertemu lagi
Kurelakan dirimu pergi
Meskipun 'ku tak siap untuk merindu
'Ku tak siap tanpa dirimu
Kuharap terbaik untukmu
Sambil bernyanyi bersama, mereka mengibarkan bendera yang mereka bawa. Tak lupa smoke bomb yang mereka luncurkandi udara dengan berbagai warna. Mereka semua membuat kegiatan ini seperti color run, pawai dengan bernyanyi dan meluncurkan berbagai warna dari smoke bomb.
Alexa tersenyum bahagia. Mungkin ini adalah momenbyang yang tidak akan pernah dia lupakan semasa hidupnya.
Alexa, Daniel dan pasukan mereka berhenti di suatu bukit kecil. Tempat itu disebut bukit oleh orang sekitar karena tempat itu berada di dataran tinggi. Jadi, jika kita ingin melihat pemandangan sekitar, kita bisa melihatnya dari atas bukit itu.
Saat sudah sampai ke tempat tujuan, masing-masing dari mereka langsung mengeluarkan barang-barang yang mereka bawa. Ada yang membawa kamera, ada yang membawa tripod, ada yang membawa spidol, ada yang membawa pilox, smoke bomb dan ada yang membawa stempel dengan bacaan 'Alumni 17 ASHS' yang berarti 'Alumni ke 17 Angkasa Senior High School'.
Mereka memulai kegiatan mereka. Kegiatan yang kerap dilakukan oleh anak SMA yang sudah menyelesaikan ujian akhir mereka. Kegiatan coret-coret baju sekolah.
Banyak yang berfikir kegiatan ini tak berguna, dan lebih baik seragam sekolahnya di berikan pada yang membutuhkan.
Tapi banyak juga yang berfikir kalau kegiatan ini adalah bagian dari tradisi ketika kita tamat SMA, mereka bilang coret-coret baju itu untuk kenangan saat mereka tua nanti, coret-coret baju adalah sebagai momen yang harus masuk ke dalam kenangan masa SMA, dan akan mereka ceritakan pada anak cucu mereka.
Pendapat berguna atau tidaknya coret-coret baju, itu tergantung pada pribadi dan pendapat masing-masing orang.
“Alexa, kamu yang harus coret baju aku duluan. Ukir tulisan dan kata-kata seindah mungkin,” Daniel memberikan spidol permanen pada Alexa.
Alexa tersenyum, dia langsung membalik tubuh Daniel.
Alexa menuliskan sesuatu di seragam bagian belakang Daniel.
Cinta kita dimulai dari masa SMA
Dan kini masa SMA sudah berakhir
Hanya satu keinginan ku,
Semoga cinta kita tetap abaabad
Tidak pernah berakhir seperti masa SMA
~Alexa Jemia Queen Anderson
“Udah, Daniel. Sekarang giliran kamu,” perintah Alexa.
Alexa membalik badannya, lalu Daniel langsung menuliskan sesuatu di seragam bagian belakangnya.
Mungkin waktu sudah berubah
Dan bisa saja rasa juga berubah
Tapi, perubahan tak harus membawa perpisahan bukan?
Tetap stay with me
Walaupun banyak perbedaan yang mungkin muncul setelah ini
~ Daniel Zerios
“Udah, aku harap kamu meresapi kata-kata yang aku tulis di situ ya. Jangan pernah lupakan itu, tetap semangat walaupun banyak badai yang akan menerpa nantinya,” Daniel memeluk Alexa dengan erat. Mereka saling meresapi semuanya, kenangan-kenangan yang selama ini mereka ciptakan berdua. Tidak tau apa yang akan terjadi di kedepannya, tapi yang pasti Daniel dan Alexa akan berusaha mempertahankan hubungan mereka.
"Buat kamu juga, jangan pantang menyerah yah. Kalau ada masalah jangan langsung kabur, ingat perjuangan kita dan masa-masa indah yang uda kita lewati bersama. Jangan mau kalah dengan keadaan, ingat perjalanan kita berdua selama ini ya," balas Alexa menyampaikan isi hatinya.