12 tahun lalu…. Kezia si perawan miskin itulah aku. Aku hanya lulusan SMA dan aku bersyukur bisa lulus di tengah susahnya ekonomi keluargaku. Tapi aku tidak suka kalo ada yang bilang ayahku tipe lelaki pemalas dan tak bertanggung jawab. Ayahku arsitek hebat, walaupun aku tidak mengerti benar kalo ayahku sibuk dengan gulungan gambar garis garis yang ada angka angka ukuran dengan skala. Dulu ayahku punya perusahan kontraktor besar dan tante Asnun yang jadi adik ayahku bilang, ayahku di tipu oleh rekanan kerjanya dengan membawa kabur uang yang di setorkan investor untuk proyek pembangunan gedung. Akhirnya ayah yang harus membayarkan semua uang yang di bawa kabur itu dengan melelang semua asset perusahaannya juga sampai harus berhutang banyak, tidak hanya pada keluarga tapi juga pada rentenir

