46. Kejutan Yang Membuat Sesak Nafas

2879 Words

“AW!!!!” jeritnya saat kesadaranku kembali. Aku memang menendang selangkangannya dengan dengkulku. Lalu menampar wajahnya sebelum aku mendorong tubuhnya menjauh. “SAYA PELAYAN!!. DAN BUKAN p*****r!!!!” jeritku dengan emosi lalu mengusap bibirku dengan punggung tangan. Aku lalu mengerutkan dahiku, karena dia malah terbahak. Masa iya ganteng ganteng saraf. Kan mending ganteng ganteng serigala. Apaan coba?. “Ren…..” tegur teman lelakinya jadi ikutan berdiri seperti teman temannya yang lain. Baru dia berhenti tertawa, seketika rasa takut menyerangku. “Santai bro….” jawabnya lalu mengambil tissue dan mengelap wajahnya sambil mengawasiku. “Elo apa apaan sih?” tanya teman wanita si pria yang mencium bibirku tadi ikutan mendekat. Kok bego banget jadi perempuan, masa tanya begitu?. Jelas ak

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD