Hiruk pikuk pesta telah usai dan sudah waktunya melaksanakan kewajiban kerjaku pada perusahaan yang baru di resmikan. Peresmian sederhana aja, kan pestanya sudah. Tapi tidak membuat kantor baruku sepi karangan bunga. Karangan bunga tampak berjejer di halaman depan kantor baruku. Aku sampai pening karena baunya. Dan aku jadi tambah rutinitas baru. Setelah anak anak di antar sekolah oleh suamiku atau bang Nino, suamiku juga antar aku ke kantor, dan akan di jemput kembali begitu tiba waktunya anak anak pulang sekolah, jadi aku ikutan jemput anak anak sekolah. “Anak anak tetap butuh kamu, walaupun kamu punya kesibukan karena banjirnya orderan pakaian brand barumu. Jadi kamu harus pulang bareng aku dan anak anak” katanya. Aku mengangguk. “Kalo kamu cape, bilang ya!!, aku gak mau kamu mengelu

