52. Tanggung Jawab

3022 Words

Setelah membelikan aku handphone dan cincin pernikahan, aku memang semakin yakin kalo suamiku memang serius menikah denganku. Jadilah aku pasrah saat ayahku mengatur semua untuk acara pernikahan kami. Dari mulai catering, sampai tenda dan mengudang tetangga kanan kiri. Aku masih tenang, dan sibuk dengan foto foto hasil selfie kami berdua saat makan atau fotonya yang sedang menyetir, dan aku ambil candid. Rasa rindu sebenarnya yang aku rasakan waktu itu, tapi aku tetap tidak punya keberanian untuk menghubunginya walaupun sekedar chat apalagi harus telpon, aku takut dia berpikir aku kecentilan. Padahal di pikir pikir, malah buat galau ya, karena aku jadi tidak tau, apa yang dia lakukan selama tidak menemuiku. “Kerja mungkin Kez, Reno kan bukan pengangguran” kata ayah waktu aku mengeluh. A

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD