Keesokan paginya, Rea bangun lebih dulu. Semalam, ia sempat terbangun dan mendapati Adrian sedang memeluknya sambil tidur. Sebenarnya ia sedang kesal dengan Adrian gara-gara teleponnya yang diangkat Fara. Tapi merasakan pelukan Adrian itu membuatnya nyaman. Ia balas memeluk Adrian. Mungkin ia akan membahas soal Fara esok paginya saja. Dan sekarang, Rea sama sekali tidak mengeluarkan sepatah kata pun pada Adrian. Meski Adrian sudah beberapa kali menyapa Rea, mengucapkan selamat pagi, bertanya sesuatu tapi Rea hanya menjawab dengan anggukan, gelengan atau kedikkan bahu, sama sekali tidak mau bersuara. "Kau sebenarnya kenapa, Sayang?" Adrian benar-benar tidak mengerti kenapa istrinya tidak mau bicara padanya. Lagi-lagi Rea hanya mengedikkan bahu. Lantas mulai mengambilkan Adrian makanan. Mer

