"Ayo. Saga di rumah dulu sama nenek. Ibu mau kerja. Jangan rewel ya, Sayang." Aluna berkata sambil menggendong Sagara keluar dari kamar. "Pagi cucu kakek. Pagi sekali udah ganteng," sapa Ilham, megambil anak laki-laki itu dari tangan putrinya. "Ayah gak ke kantor?" "Ke kantor. Kenapa?" "Gak apa-apa. Tumben aja belum siap-siap." "Ayah ke kantor agak siangan, Sayang." Aluna hanya mengangguk kemudian berlalu pergi ke dapur. "Ibu gak ke mana-mana 'kan hari ini? Aku titip Saga, ya?" "Kok jadi ibu?" "Kan Ibu gak ke mana-mana." "Biasanya kamu bawa Saga ke toko.' "Hari ini aku banyak kerjaan, Bu. Takutnya aku gak bisa jagain Saga nanti," kilah Aluna, "gak apa-apa 'kan aku titipin Saga sama Ibu?" Nina berpikir sesaat. "Emang Ervan gak jemput Saga?" Aluna menggeleng. "Mungkin agak sianga

