79. Ada Apa Sebenarnya?

1101 Words

"Aku ngerti kalau kamu marah sama aku. Aku juga salah karena tidak berusaha menjelaskan ke kamu. Dan begitu saja membiarkan kesalahpahaman di antara kita terus terjadi padahal sebenarnya aku memiliki kesempatan untuk memperbaiki semuanya lebih awal. Tapi aku minta tolong sama kamu, jangan halangi anak-anak kita. Anggap saja Ervan itu bukan anakku," ujar Yeni setelah cukup lama menunggu, tetapi temannya itu tak sekali pun bicara. Nina menghela napas panjang. Pun tidak sampai hati merussak kebahagiaan putrinya. Lagi pula, terlepas dari siapa orangtua Ervan, ia sudah terlanjur sayang. "Aku minta maaf sekali lagi. Seharusnya dulu aku jujur sejak awal sama kamu bagaimana kelakuan tunangan kamu jika di belakang kamu. Aku cuma bingung dan takut kamu salah paham. Keadaan dulu berbeda dengan skar

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD