106. Pagi Baru

1105 Words

Aluna membuka mata. Di detik berikutnya gegas bangkit, duduk sambil menyapukan pandangan ke sekitar. Di mana ia berada sekarang? Kenapa tempat itu terasa asing?Tetapi kemudian teringat sesuatu setelah nyawanya terkumpul. "Kamu udah bangun?" Menoleh ke arah sumber suara. Ya, ia kini berada di kamar utama rumah yang sekarang sudah menjadi tempat tinggal baru. "Memangnya ini jam berapa?" tanyanya saat melihat suami datang menghampiri dengan membawa nampan di tangan dan duduk di hadapan. "Tuh!'' Ervan menunjuk dengan dagu ke arah benda penunjuk waktu yang menempel di dinding. Aluna mengalihkan tatapan. Ternyata sudah pukul tujuh. "Ini ... pagi atau malam?" tanyanya dengan bingung sambil berpikir kapan ia tertidur. "Pagi, Sayang. Ya masa malam. Tadi malam aja kita nemenin Saga sampai larut

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD