"Kamu marah?" tanya Ervan saat sang istri sedang duduk di kursi makan setelah minum segelas air. "Enggak. Kenapa harus marah?'' jawab Aluna dengan ketus. Ia bahkan tidak melihat ke arah sebelahmu. Ervan duduk di samping sang istri. 'Maaf, aku nggak bermaksud bikin kamu. Aku tadi cuma tanya. Ya kalau kamu nggak suka kamu tinggal bilang aja, nggak mau, nggak suka, atau apapun itu." Aluna menatap sang suami. "Sebenarnya sedekat apa sih hubungan Mas sama ibunya Saga?" Ervan menggeleng. "Enggak dekat." "Oh, ya? Tapi Mas sering komunikasi sama dia terus ngasih tau tentang perkembangan Saga, gitu?" "Ya ... itu gak sengaja." "Gak sengaja gimana? Mana bisa yang kayak gitu nggak sengaja. Mas pikir kepleset." "Ya maksudnya, aku nggak berniat kayak gitu. Ya dia yang menghubungi dan bertanya ka

