Bab. 87

1700 Words

“Ada penyerbuan!” Tiba-tiba saja David berlari menghampiri kami yang masih di dekat pintu masuk makam. Aku dan Clara yang asik melihat ikan-ikan di kolam terkejut. “Apa itu mereka?” tanya Clara, bola matanya membesar menatap David. David mengangguk, keduanya saling pandang kemudia mengangguk seperti sudah sering memberi kode lewat tatapan dan anggukan kepala. Lalu David menatapku, dia berpesan agar aku cepat bersembunyi. “Kamu harus diamankan, Rania. Kalau tahu kamu ada di sini, kamu bisa dibunuh!” “Seberapa banyak mereka?” Aku bertanya, aku tak ingin bersembunyi, jika aku bisa membantu David dan Clara, aku akan lakukan. Buat apa bertahun-tahun belajar tapi apa yang kudapatkan tidak digunakan dengan baik. Kadang, aku juga ingin menyalurkan rasa kesalku pada mereka. “Mereka berjumlah ban

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD