Bab. 79

1158 Words

Aku pikir aku sudah mati dan hidup di dunia lain. Kepala terasa berat, sakit, seperti dihantam palu raksasa hingga berdengung keras dan membuatku tersadar. Aku tersentak, saat melihat sekeliling, di mana aku sekarang berada. Tak kukenali tempat ini, ruangan kecil seperti gudang dengan bau lepek khas kamar tak berpenghuni dalam waktu sekian lama. Ada banyak perabot-perabot seperti lemari besar, meja, kursi dan kardus-kardus bekas besar-besar menumpuk memenuhi ruangan. Kupikir barang-barang ini sudah tak dibutuhkan lagi, tetapi si pemilik enggan membuangnya karena material perabot bukanlah sembarang material. Aku tersentak. Tak mungkin Tuan Liem, atau Kim yang menginginkanku terjeblos ke dalam ruangan penuh sarang laba-laba ini. Lalu siapa lagi selain mereka? Hingga akhirnya nama terlintas

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD