Bab 14. Pembuat Masalah

1143 Words

*** Dias diam-diam tersenyum melihat Ziya mengkerutkan tubuhnya yang memang sudah kecil. Membohongi Ziya agar tidak bersikap sembarangan memang bukan bagian dari rencana Dias, tetapi melihat ketakutan yang nyata di mata gadis menyebalkan itu membuat Dias merasa sedikit kesenangan. Ziya tidak tahu saja, Pak Wira sudah tahu sejak awal apa yang Ziya lakukan. “Takutkan lo? Sama satu lagi, jangan berani-beraninya lo gangguin Rara!” Peringatan itu lagi. Terang saja, Ziya memutar bola matanya. Asal Dias tahu, semakin dokter menyebalkan itu memprioritaskan Rara, semakin Ziya akan mengganggunya. Lihat saja apa yang bisa Ziya lakukan untuk Rara, si gadis berkepng Dua kesayangan dokter Dias Pratama. Ziya menyembunyikan senyum sinisnya. Ia tidak menjawab Dias. Gadis itu memilih untuk meninggalk

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD