*** Sudah lebih dari Tiga Puluh Menit dokter Dias dan yang lainnya belum juga menemukan pasien yang kabur. Situasi seperti ini pernah terjadi sebelumnya, tapi entah kenapa kali ini Dias lebih kesal dari biasanya. Dias membenci prilaku buruk Ziya yang keterlaluan. Dirinya pun kesal pada Pak Wira yang memutuskan untuk membiarkan Ziya berkeliaran di rsj Wija. Andai saja perempuan itu tidak menjadi penghuni rsj Wija, mungkin semuanya masih baik-baik saja. Pasien tidak melarikan diri, dan Rara akan tenang di brankarnya. Namun, sekarang semua seudah terjadi. Dias merasa lalai. Dirinya akui, ia terlalu sibuk memikirkan Rara hingga tidak terpikirkan olehnya soal Ziya yang bisa saja merugikan pasien lainnya. Dias menarik rambutnya cukup kuat. Bagaimanapun juga ini tugasnya. Menjaga Rara dan ya

