Keadaan Meylani

1949 Words

#Adipati "Mey!" Aku berteriak, dan berusaha menangkap tubuh Meylani. Dengan mata kepalaku sendiri aku melihat tubuh mungil Meylani terpelanting jauh. Darah segar bahkan keluar dari kepala wanita yang baru saja hendak aku lamar. "Mey, bangun ... tolong Mey, bangun," ucapku yang benar-benar tak mendapatkan respon dari Meylani. Dengan tangan yang masih bergetar, aku segera menghubungi nomor telepon rumah sakit. Tak lupa, aku juga menghubungi orang yang ada di gedung ini untuk membantuku dan Meylani. "Mey, sadarlah ...." Aku letakkan Meylani di pangkuan. Sungguh, aku tak pernah merasa takut seperti saat ini. Siapapun yang melakukan ini, ia tak akan lolos begitu saja. Sampai lubang semut pun aku akan mencarimu. Air mata terus mengalir dari kedua mataku, tak sanggup rasanya harus melih

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD