bc

ISTRI CERDAS

book_age4+
4.9K
FOLLOW
35.2K
READ
scandal
badboy
goodgirl
drama
tragedy
brilliant
genius
another world
secrets
polygamy
like
intro-logo
Blurb

Meylani, dua puluh lima tahun, mendapati postingan seorang wanita di sebuah akun sosial media postingan yang seolah menantang dirinya sebagai istri sah karena foto-foto yang di unggah adalah foto pernikahan seorang wanita dengan Irwan, seorang pengusaha berusia tiga puluh tahun. Namun, ternyata Irwan hanyalah memanfaatkan istri barunya, Windy untuk mendapatkan proyek di salah satu kota di Kalimantan. Bagaimana saat Windy tahu tentang rencana jahat Irwan? dan apa yang terjadi saat Meylani hadir di acara resepsi pernikahan suami dan istri barunya?

chap-preview
Free preview
Berpikir Cerdas

SAAT PELAKOR MEMBAGIKAN FOTO PERNIKAHANNYA BERSAMA SUAMIKU

#ISTRI_CERDAS

"Pasti istri sah nya panas kalau lihat foto-foto ini!"

Sebuah caption yang aku baca di sebuah postingan pernikahan. Entah darimana tiba-tiba akun tersebut bisa lewat di beranda sosial media milikku.

Padahal, aku tidak pernah merasa berteman dengan wanita di dalam foto tersebut.

Namun, saat aku tak sengaja mengklik salah satu foto tersebut, mataku terbelalak ketika melihat si pengantin pria adalah suamiku.

Hari ini ia memang tidak di rumah, menurut suamiku, ia harus mendatangai proyek di luar kota bersama satu temannya yang juga ikut ke kota itu. Bahkan, aku pun melihat tiket pesawatnya terbang menuju kota kecil di Kalimantan.

Aku baca lagi penggalan kata yang di tulis sebagai kalimat postingan tersebut. Bagaimana bisa sesama wanita menuliskan hal seperti itu?

Jelas hatiku panas ketika melihat pria yang masih sah menjadi suamiku tiba-tiba sudah mengikat janji bersama wanita lain.

Ada bulir bening yang menggenang di ujung mataku, tapi sekuat tenaga aku berusaha menahannya. Apalagi, ketika melihat putri kecilku menatapku curiga.

"Mama kenapa?"

Laura, putri kecil yang baru saja berusia lima tahun itu menghampiriku. Ia mengusap air mata yang tak sengaja menetes membasahi wajahku.

"Mama nggak apa-apa Sayang," ucapku sembari menciumi wajah mungilnya.

Gadis itu melirik ke arah ponsel yang masih menunjukan foto ayahnya bersama wanita lain. Ia langsung memelukku, sungguh aku tak menyangka jika ia memahami perasaanku saat ini.

"Laura bobok di rumah Nenek dulu ya, Mama mau nemuin Ayah," pamitku.

Tanpa banyak bertanya, Laura langsung mengangguk dan masuk ke kamarnya. Aku sendiri langsung menghubungi adik perempuanku untuk menjemput Laura.

Segera aku bereskan semua pakaian Mas Irwan, suamiku. Aku tidak ingin membuang waktu untuk bisa menghadiri pernikahan suamiku. Meski aku tahu, aku tidak akan sempat hadir di acara tersebut. Namun, biarlah aku akan tetap menemui mereka disana.

Siang itu juga aku berniat terbang ke Kalimantan, seperti sebuah keberuntungan, aku mendapatkan satu tiket dari salah satu maskapai penerbangan di detik-detik terakhir. Dengan bekal lokasi yang ada di postingan pelakor itu, aku terus maju tanpa rasa takut.

Aku tidak pernah merasa bersalah, dia yang mengambil apa yang sudah menjadi milikku dan aku harus membuangnya dengan cara yang benar.

Setelah beberapa jam terbang, akhirnya aku mendarat di salah satu bandara di Kalimantan timur. Segera aku mencari kembali postingan milik pelakor tersebut yang kini justru menunjukan bahwa ia tengah live di akun sosial media tersebut.

Wanita itu seolah benar-benar menantang ku, ia tersenyum, tertawa bersama suamiku tanpa berpikir bahwa itu semua bisa menjadi cambuk untuk dirinya sendiri.

Aku segera menghubungi salah satu teman Mas Irwan yang sejak awal mereka mengaku bahwa keberangkatan mereka ke Kalimantan adalah urusan bisnis. Aku sangat yakin, dia tahu soal ini. Awalnya, ia menolak, tapi akhirnya ia mau memberitahukan di mana lokasi Mas Irwan menggelar resepsi.

Aku memesan taksi online ketika sudah mengantongi lokasi pasti dimana Mas Irwan dan pelakor itu menikah. Sampai akhirnya aku benar-benar sampai di gedung tempat Mas Irwan menggelar resepsi.

Aku pikir resepsi itu sudah selesai di gelar, akan tetapi aku baru menyadari bahwa resepsi itu baru saja dimulai. Entahlah, aku tak ingin memikirkan bagaimana bisa ini terjadi? Padahal, tadi aku melihat jelas wanita itu memposting dengan memakai gaun pengantin.

Aku terus berjalan melewati banyak nya tamu yang hadir, hingga beberapa pasang mata menatapku tajam karena aku membawa koper ke sebuah acara resepsi.

Sampai akhirnya, aku berada di titik paling aku nantikan. Mas Irwan menatapku penuh kebingungan. Wajahnya pucat, seperti tengah melihat makhluk halus.

"Mey?" ucap suamiku.

Aku tersenyum licik, "Kenapa Mas?" tanyaku seraya menatap lekat kedua matanya.

Wanita yang masih sibuk memegang ponsel di tangannya pun hanya terdiam, ia seolah tak menyangka jika aku bisa berada di hadapannya saat ini.

editor-pick
Dreame-Editor's pick

bc

Jadilah Mamaku

read
36.8K
bc

BELENGGU

read
55.2K
bc

Yes, I'm Sugar Baby

read
35.6K
bc

Tergoda Janda Kembang

read
33.9K
bc

Menggoda Tuan L

read
257.6K
bc

Terpaksa Berjodoh

read
7.9K
bc

Mendadak Nikah

read
47.5K
dreame logo

Download Dreame APP

download_iosApp Store
google icon
Google Play