Sinar matahari bersinar begitu terik membuat seorang gadis yang tengah tertidur merasa terganggu. Sinar matahari yang menembus kaca jendela membuatnya harus segera bangun dari mimpi indah. Saat membuka mata pemandangan yang pertama kali ia lihat adalah nuansa kamar yang elegan dan mewah serta aroma pengharum ruangan yang menenangkan. “Gue di mana?” tanya gadis itu pelan. “Di mansion saya,” jawab seorang laki-laki yang berada di ambang pintu membuat gadis itu terkejut. “Kak Bara.” “Kenapa masih terkejut liat saya?” tanya Bara sambil melangkah mendekati gadis itu. “Sya kamu calon istriku besok kita akan menikah,” ujar Bara dengan senyum lebar. “GAK JANGAN MIMPI!” teriak Syana dengan lantang. “Jangan meninggikan suara di hadapan saya Syana!” sahut Bara dengan nada rendah tetapi p

