16. Syana kembali

1515 Words

Hujan turun begitu deras, petir terus menyambar saling bersahutan, gemuruh ikut membuat suasana semakin mencekam langit telah menghitam bahkan angin dengan kencang berhembus membuat seorang gadis yang sedang berjalan di trotoar terduduk dengan tangis yang tak kunjung reda. Kenyataan begitu pahit baru saja ia ketahui, selama ini ternyata dia mengalami amnesia bahkan keluarganya tidak memberitahunya tentang ingatan yang ia lupakan. Yang semakin gadis itu tidak pahami adalah kekasihnya dulu yang telah menghilangkan nyawa sahabatnya. Sedangkan keluarganya hanya mengatakan jika sahabatnya dulu meninggal akibat kecelakaan. Gadis itu terus berteriak. “APA-APAAN INI TUHAN KENYATAAN MACAM APA INI?” teriaknya dengan suara yang teredam oleh derasnya hujan. Tidak lama petir kembali menyambar tampak

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD