Marchel Zikry langsung melangkah mengarah parkiran, untuk menjemput kekasih cantiknya itu, sudah membawa ransel, dan sudah mempersiapkn semua. Tinggal menuju ke arah rumah Ellsa Sayna. Dengan kecepatan, lebih cepat dari hiasanya, karena ingin sampai di rumah Ellsa Sayna tepat waktu. Akan terapi Ellsa Sayna di dalam kamar sudah siap untuk dijemput, liburan di puncak. Dengan suasana itu, kebahagian mereka berdua terpancar, namun beda dengan suasa hati Karin, yang sedang gunda, kebingungan, atas suasana yang tidak mendukung. Banyaknya hujatan, banyaknya perbandingan, sehingga bikin mental Karin turun. Kedua orang tua Karin tidak mengetahaui yang terjadi anaknya, disuasana sana. Karin merasa down mental terpuruk ia hanya bisa merasakan diri dia sendiri tidak ada dukungan dari teman dekat nya

