Malam siasana di kota, begitu ramainya suara kendaraan, panasnya udara, namun ada sisi baiknya, begitu indah pemandangan lampu lampu malam, yang dilihat dari bawah bumi menuju atas langit. Saat itu tepat pukul 22.00 malam, tepatnya di hari malam minggu,. Masih saja terdengar suara kendaraan, terdengar suara langkah kaki di daerah lorong kamar hotelnya, sehingga Karin tidak dapat tidur lebih awal, dari niatnya dia, mencoba kedua matanya memejam, akan tetapi tidak ada respon mata mengantukpun, Karin hanya bisa membolak balikan posisi badan, mencari tempat ternyaman untuk menenangkan pikiran, agar Ia dapat tidur terlelap. Waktu terus berjalan, hingga sampai pukul 23.00 malam, belum juga, Karin tidur terlelap, masih melotot kedua bola matanya. Ia mencoba untuk beranjak dari kasur tidurnya,

