Menunggu keputusan Karin

1448 Words

Setelah sekian lama berbincang, datanglah pesanan mereka kemudian sodorkan kemeja untuk mereka nikmati, Akan tetapi kalian juga tidak nafau makan, belum makan karena perkataan dari alim yang begitu perhatian begitu membela Ellsa Sayna, " Ya udah ayo kita makan " Ucap Alim mengajak Karin. " Iya " sahut Yang begitu sadis atas ajakam dari Alim. Kemudian mereka dari satu pesatu sendok di masuk ke mulut, untuk mengisi cacing cacing di perut, yang dimana susah bernyui terus. Dengan lahapan yang penuh keenakan. di lain situasi, Ellsa Sayna sedang berada di ruang ternyamannya, yang masih begitu kesal, kecewa atas perilaku yang diberi Karin kepadanya. Ellsa Sayna hanya bisa termenung akam di lanjutkan kemana masalah ini, dengan raut wajah yang penuh kekecewaan tinggi, akan tetapi sosok panger

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD