Jangan pergi lagi

1238 Words

Defran dan Lifia pamit pulang setelah pembicaraan mereka yang cukup panjang, Sandra berjanji akan berusaha keras agar bisa pergi bersama Lifia ke Paris karena Paris telah keduanya nantikan untuk pergi bersama sejak beberapa bulan yang lalu. Sandra memang sangat terpukul dengan apa yang terjadi padanya, hingga ia harus terkurung dirumah mewah ini. Hidup bak burung disangkar emas dan ia tidak bisa terus begini. Sandra menatap pintu kamarnya yang kembali terkunci dan siapnya ia pun tidak diberikan ponselnya pada jam-jam seperti ini. Matco membatasi semua aksesnya dan itu sangat menyebalkan baginya yang terbiasa hidup bebas. Sandra mengetuk pintu dengan kencang, agar Marco mendengar teriakannya. "Marco buka...buka pintunya Marco...!" teriak Sandra, namun tidak ada tanda-tanda jika pintu ini

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD