Defran yang sangat marah itu terlihat sangat jelas memperlihatkan jika dirinya benar-benar sangat marah saat ini. Biasanya ia hanya akan menujukkan wajah datarnya saja tapi tidak dengannya hari ini, ia terlihat sangat kesal mendengar ucapan Lifia. Apalagi Lifia telah lancang melawan perintahnya hingga memilih pulang ke Rumah orang tuanya. Setelah makan malam selesai semua keluarga tampak duduk bersantai di ruang keluarga sedangkan Lifia saat ini sedang berada didapur. Ia butuh minum perasan lemon ditambah dengan serai dan juga sedikit madu. Lifia meminumnya dengan santai dan ia sangat terkejut saat ia berbalik ada sosok Defran dihadapannya, namun sosok itu sama sekali tidak mengatakan apapun dan terlihat acuh padanya. Lifia pun bertekad melakukan hal yang sama dan ia mempercepat langk

