Tenang dulu

1173 Words

Lifia menghela napasnya, ia belum bisa menghubungi Sandra padahal banyak hal yang ingin ia bicarakan kepada Sandra, apalagi mengenai keberangkatannya ke Paris bulan depan. Lifia sangat bosan dan ia menunggu Defran yang berjanji akan pulang pukul dua sedangkan jam tiga, ia sebenarnya telah berjanji kepada Mami Liana yang ingin mengajaknya pergi, namun dilarang oleh Defran. Selama penguntit itu belum ditangkap, selama itu pula ia akan sulit pergi kemanapun seperti saat ini. Apalagi Defran seolah memanfaatkannya menjadi pembantu di apartemen ini dan mengurungnya. Pagi-pagi Lifia telah bangun pagi untuk membuatkan Defran sarapan dan siang ini, Defran telah berjanji makan siang bersamanya di Apartemen ini. "Udah janji mau pulang jam dua, awas kalau dia nggak pulang," sinis Lifia. Lifia meli

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD